Ringkasan Berita
- Pengasuh Ponpes Miftahut Thullab di Sampang meminta pemasangan rumble strip di jalan depan pondok untuk mengurangi kecepatan kendaraan dan menekan angka kecelakaan.
- Permintaan itu disampaikan langsung kepada Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto dalam kunjungan silaturahmi jajaran Polres ke pesantren tersebut.
- KH Ma'ali Zain menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara kepolisian dan ulama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kedungdung.
- Kapolres menyatakan kunjungan bertujuan menyerap aspirasi masyarakat dan mengajak seluruh elemen, termasuk ulama, bersinergi menjaga situasi yang aman dan kondusif.
- Polres Sampang akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait usulan pemasangan marka kejut tersebut sebagai respons atas aspirasi yang disampaikan.
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Pengasuh Pondok Pesantren Miftahut Thullab, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung meminta pemasangan marka kejut atau rumble strip di depan lingkungan pondok untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas.
Aspirasi tersebut disampaikan kepada Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto saat bersilaturahmi ke Ponpes Miftahut Thullab, Rabu (12/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Heri Kusnanto, jajaran pejabat utama Polres Sampang, dan Kapolsek Kedungdung. Rombongan disambut Pengasuh Ponpes Miftahut Thullab KH Ma'ali Zain bersama pengurus pesantren.
Dalam pertemuan tersebut, KH Ma'ali Zain mengapresiasi kunjungan jajaran Polres Sampang.
Menurutnya, komunikasi antara kepolisian dan ulama penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sampang.
"Kami berharap silaturahmi ini terus terjalin dan Polres Sampang tetap menjaga situasi kamtibmas, khususnya di wilayah Kedungdung," ujar KH Ma'ali Zain.
Selain itu, pihak pesantren meminta Kapolres berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait tingginya angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya depan pondok. Mereka mengusulkan pemasangan marka kejut atau rumble strip agar pengendara mengurangi kecepatan saat melintas.
Menanggapi aspirasi tersebut, AKBP Anang Hardiyanto mengatakan kunjungan itu bertujuan mendengar langsung masukan dari tokoh agama dan masyarakat.
"Silaturahmi ini menjadi ruang untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen, termasuk ulama, terus bersinergi menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif," cetusnya.










