TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Tuban dan Bulog merespons temuan harga minyak goreng Minyakita di atas pasaran atau Harga Eceran Tertinggi (HET), seperti yang dijual di Pasar Baru Tuban.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban, Endro Budi Sulistyo mengakui jika stok Minyakita sedang terbatas.
Meski begitu, ia menyebut kenaikan harga yang dijual di pasaran tidak mengalami kenaikan yang cukup siginifikan.
Menurutnya, HET yang ditemukan di Pasar Baru Tuban masih di rentang harga alur distribusi, di mana dari HET Rp15.700, tidak dijual lebih dari Rp17.000.
Halaman:










