BANGSAONLINE.com - Beban bunga nyaris Rp2 triliun saban tahun membayangi laju kereta cepat Jakarta - Bandung yang diberi nama Whoosh (Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat).
Sementara pendapatan tiketnya—yang diharapkan jadi sumber utama pemasukan—belum cukup bahkan untuk menutup bunga. Apalagi mencicil pokok utang yang menumpuk.
Ketika proyek Whoosh diresmikan Oktober 2023 lalu, beberapa kritik pesimis muncul. Yakni, soal pembengkakan biaya dan hitung-hitungan bisnis yang dianggap tak realistis.
Kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu semula ditaksir menelan biaya US$6 miliar.
Halaman:









