SURABAYA,BANGSAONLINE.com -Beberapa waktu lalu Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menemukan 70 anak teridentifikasi terpapar ideologi kekerasan ekstrem yang menyebar melalui konten digital berkedok True Crime Community.
Temuan ini mendorong Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur memperkuat langkah pencegahan di lingkungan sekolah.
Dari total temuan tersebut, paparan tertinggi tercatat di DKI Jakarta dengan 15 anak, disusul Jawa Barat 12 anak, Jawa Timur 11 anak, dan Jawa Tengah 9 anak. Anak-anak yang terpapar berada pada rentang usia 11 hingga 18 tahun.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi secara masif dengan seluruh kepala SMA dan SMK di Jawa Timur guna mencegah meluasnya paparan ideologi kekerasan ekstrem.









