SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ribuan warga mengikuti kegiatan Kelana Bung Karno: Politik Membawa Kebermanfaatan, Sehat, Senang dan Bahagia yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, Minggu (14/6/2026).
Sejak pagi, peserta memadati titik start di Jalan Sedap Malam, samping Balai Kota Surabaya, untuk mengikuti gowes bersama.
Peserta kemudian menempuh rute melalui Jalan Pemuda, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Darmo menuju Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya di Jalan Setail sebagai titik finis.
Sepanjang perjalanan, peserta tampak bersepeda dengan penuh semangat sambil meneriakkan yel-yel "Bung Karno Arek Suroboyo" dan "Bung Karno Wani".
Kegiatan tersebut tidak hanya diikuti kader partai. Masyarakat umum dari berbagai kalangan, mulai anak muda, komunitas sepeda, hingga warga yang ingin berolahraga bersama juga turut ambil bagian.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan adanya layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Panitia juga menghadirkan hiburan musik yang dipandu DJ profesional.
Sementara itu, berbagai kudapan yang disajikan kepada peserta merupakan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno yang tidak hanya bertujuan mengenang perjuangan Proklamator RI, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Rangkaian Bulan Bung Karno ini kami isi dengan kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat. Kami mempunyai kepedulian untuk menyehatkan badan, mencerdaskan pikiran, dan mengajak seluruh warga Surabaya menjaga kesehatan," ujar Armuji.
Menurutnya, menjaga kesehatan merupakan investasi penting yang harus dimulai dari kebiasaan sederhana.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan berolahraga secara rutin.
"Menjaga kesehatan jauh lebih penting daripada mengobati. Biaya berobat itu mahal, sedangkan olahraga adalah obat yang paling murah. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk membiasakan hidup sehat melalui kegiatan seperti bersepeda," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Armuji juga menyinggung kondisi terkini terkait kenaikan harga sejumlah jenis bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi perhatian masyarakat.
Menurut dia, momentum tersebut dapat menjadi pengingat untuk kembali membudayakan penggunaan sepeda sebagai sarana transportasi maupun olahraga.
"Sepeda sekarang mulai jarang digunakan. Kegiatan gowes bersama juga tidak sebanyak dulu. Karena itu PDI Perjuangan ingin mengawali kembali semangat bersepeda. Apalagi di tengah perubahan dan kenaikan harga BBM, sepeda bisa menjadi alternatif yang sehat dan hemat," ujarnya.
Armuji menegaskan, penggunaan sepeda tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga berdampak positif terhadap lingkungan.
"Ini juga bagian dari kampanye ramah lingkungan. Dengan menggunakan sepeda angin maupun sepeda listrik, kita mengurangi penggunaan BBM dan mengurangi emisi gas buang. Badan kita mendapatkan kesehatan, lingkungan juga menjadi lebih baik," tegasnya.
Ia berharap budaya bersepeda dapat kembali menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Surabaya.

Menurutnya, budaya tersebut pernah berkembang cukup kuat di Kota Pahlawan beberapa tahun lalu.
"Kalau dilakukan secara rutin, saya yakin kesehatan masyarakat Surabaya akan semakin baik. Selain itu, kita juga ikut menjaga kualitas lingkungan untuk generasi mendatang," tambahnya.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya yang juga Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri.
Hadir pula Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno, serta sejumlah anggota DPRD dan pengurus partai lainnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Salah satunya Yosep yang mengaku tertarik mengikuti acara karena memadukan olahraga, kebersamaan, dan ruang silaturahmi.
"Acara seperti ini seru sekali. Anak muda dan orang tua bisa berkumpul jadi satu. Selain olahraga dan mencari keringat, kita juga bisa menambah relasi dan bertemu banyak teman," katanya.
Menurut Yosep, kegiatan seperti ini penting untuk terus digelar.
Selain memberikan aktivitas positif bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga dapat menghidupkan kembali budaya berolahraga di tengah masyarakat.










