Wali Kota Batu Jawab Pandangan Dewan soal APBD 2025

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com Wali Kota Batu, Nurochman, menyampaikan jawaban resmi atas pandangan umum gabungan fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna, Senin (22/6/2026).

Dalam sambutannya, ia memaparkan realisasi pendapatan daerah 2025 mencapai Rp1,09 triliun atau 99,20 persen dari target. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp302,95 miliar atau 92,37 persen. 

Beberapa jenis pajak dan retribusi melampaui target, seperti Pajak Makanan dan Minuman (107,98 persen), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (117,94 persen), serta Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (100,92 persen).

Sementara capaian yang belum maksimal dipengaruhi kebijakan subsidi pusat, pergeseran pola usaha ke media daring, dan keterbatasan daya beli masyarakat. 

Pemkot Batu menyiapkan langkah strategis berupa digitalisasi pembayaran, peningkatan pengawasan, sinkronisasi data, serta optimalisasi aset daerah.

Dari sisi belanja, realisasi mencapai 89,16 persen dengan rincian belanja pegawai 94,16 persen, barang dan jasa 83,90 persen, serta belanja modal 85,30 persen. Penyerapan belum penuh disebabkan efisiensi pengadaan, keterlambatan administrasi, dan penyesuaian jadwal proyek.

Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Punjul Santoso, menyampaikan bahwa kepala daerah juga menjelaskan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp126,22 miliar yang berasal dari kelebihan penerimaan dan penghematan belanja. Dana tersebut akan digunakan untuk program prioritas dan kebutuhan mendesak daerah.

“Selain itu, Pak Wali Kota juga menyampaikan tindak lanjut atas catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan pajak dan aset daerah, serta komitmen memperbaiki tata kelola keuangan agar lebih transparan dan tepat sasaran,” paparnya.

Ia menambahkan, masukan DPRD akan dibahas lebih lanjut bersama Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Sinergi eksekutif dan legislatif dinilai penting agar pengelolaan keuangan daerah semakin efektif, efisien, dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat di Kota Agropolitan. (adi/mar)


Wali Kota Batu Jawab Pandangan Dewan soal APBD 2025