SURABAYA, BANGSAONLLINE.com – Sebanyak lima Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) bertemu Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, Senin (22/6/2026) tadi malam. Mereka adalah Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad, Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), Ketua PWNU Lampung Dr Puji Raharjo Soekarno, dan Ketua PWNU DKI Jakarta KH Syamsul Maarif.
“Kita silaturahim untuk membahas NU ke depan,” ujar Kiai Asep Saifuddin Chalim kepada BANGSAONLINE seusai pertemuan tadi malam.
Kiai Asep menggelar pertemuan dengan para pimpinan NU dari berbagai provinsi itu di kantor JKSN di kawasan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Jalan Siwalankerto Surabaya.
“Semula kita mau bertemu di sela acara Munas dan Konbes NU di Ploso,” ujar putra pendiri NU dan pahlawan nasional KH Abdul Chalim itu.
Kiai Asep memang hadir sejak awal dalam acara Munas dan Konbes NU di Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri Jawa Timur itu. Kiai Asep mengikuti pertemuan para kiai sepuh yang digelar secara tertutup dan terbatas di kediaman KH Nurul Huda Jazuli, pengasuh Pesantren Al Falah Ploso yang merupakan tuan rumah Munas dan Konbes NU. Kiai Asep kemudian mengikui acara pembukaan Munas-Konbes NU hingga selesai.
“Tapi karena acara sidang komisi Munas-Konbes NU molor akhirnya pindah ke Amanatul Ummah Surabaya,” ujar Kiai Asep, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Suabaya dan Pacet Mojokerto.
Pantauan BANGSAONLINE, pertemuan itu dimulai sekitar pukul 21.00 dan berakhir menjelang pukul 23.00 WIB.
“Alhamdulillah. Kita harus terus berjuang. Semoga NU ke depan menjadi baik,” harap Kiai Asep.

Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim saat menggelar pertemuan dengan lima Ketua PWNU di Kantor JKSN di kawasan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Jalan Siwalankerto Surabaya, Senin (22/6/2026). Foto: MMA/bangsaonline.
Siangnya, sebelum pertemuan dengan para ketua PWNU itu, Kiai Asep meluncur ke Pesantren Tebuireng Jombang. Di pesantren yang didirikan Hadratussyaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari itu Kiai Asep diterima KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), pengasuh Pesantren Tebuireng di Ndalem Kasepuhan Pesantren Tebuireng.
Tampak juga KH Shodiqul Amin Rais Syuriah PWNU Lampung. Juga tampak Dr Puji Raharjo, Dirjen Kementerian Haji dan Umrah yang juga Ketua PWNU Lampung dan KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), Ketua PWNU Jawa Tengah.
Didampingi Gus Kikin, Kiai Asep dan para kiai itu kemudian ziarah ke makam Hadratussyaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahid Hasyim, KH M Yusuf Hasyim, KH Abdurrahman Wahid, KH Shalahuddin Wahid dan kiai-kiai lainnya.
Di maqbarah sudah menunggu beberapa gus. Antara lain Gus Riza Yusuf, putra KH Muhammad Yusuf Hasyim.
Pantauan BANGSAONLINE, memang banyak sekali para peserta Munas-Konbes NU di Ploso yang pulangnya langsung ke Pesantren Tebuireng.
“Ada 9 bus. Karena itu untuk mobil pribadi parkirnya di belakang,” ujar petugas keamanan yang bertugas mengatur mobil di halaman masjid Pesantren Tebuireng.
Catatan BANGSAONLINE, belakangan memang semakin banyak para tokoh NU sowan Kiai Asep. Diantaranya KH Muhammad Yusuf Chudori (Gus Yusuf), pengasuh Pondok Pesantren Tegalrejo Jawa Tengah dan mantan Ketua DPW PKB Jawa Tengah yang mengundurkan diri. Ia disebut-sebut sebagai calon Ketua Umum PBNU.
Selain Gus Yusuf Chudori juga Tgk Faisal Ali, Ketua PWNU Aceh dan KH Abdussalam Shohib (Gus Salam), pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang. Gus Salam juga disebut-sebut sebagai calon ketua umum PBNU.
Sebelumnya sebanyak 23 Rais Syuriah PCNU se-Jawa Barat sepakat mendukung Kiai Asep Saifuddin Chalim untuk masuk Ahwa bersama Kiai Said Aqil Siroj.
“Para Rais Syuriah se-Jawa Barat itu akan segera membuat pakta integritas untuk mendukung Abah Yai Asep masuk Ahwa,” ujar Kang Didin, Wakil Sekretaris PWNU Jawa Barat kepada BANGSAONLINE.
“Mungkin tidak hanya 23 PCNU tapi 27 PCNU,” tambah Kang Didin.
PCNU-PCNU di Provinsi Banten juga mendukung Kiai Asep masuk Ahwa. “Siap. Insyaallah semua dukung Abah Yai Asep masuk Ahwa,” ujar Gus Roby, Ketua PCNU Serang kepada BANGSAONLINE.
PCNU-PCNU DKI Jakarta juga sepakat Kiai Asep masuk Ahwa. “Setidaknya ada tiga PCNU yang sudah ber-SK sepakat mendukung Kiai Asep masuk Ahwa,” ujar Ketua PWNU DKI Jakarta KH Syamsul Ma’arif. Di DKI ada enam PCNU, tapi yang tiga PCNU belum mandapat SK.
Begitu juga PCNU-PCNU di Kalimantan Tengah. “Saya bukan takabbur. Tapi insyaallah semua PCNU di Kalimantan Tengah akan mengusung Pak Yai Asep masuk Ahwa,” ujar Haji Junaidi Siregar, Bendahara PCNU Palangkaraya kepada BANGSAONLINE.
Pernyataan Haji Junaidi Siregar yang dikenal sebagai pengusaha dermawan itu dibenarkan Ketua PCNU Palangkaraya KH Muhammad Sahrun. “Iya betul, insyaallah semua PCNU di Kalteng akan mendukung Pak Kiai Asep masuk Ahwa. Di sini Pak Kiai Asep akan jadi nomor satu untuk Ahwa,” ujarnya.
Rais Syuriah PCNU Lombok Tengah Tuan Guru Haji (TGH) Ma'arif Makmun Diranse juga mendukung Kiai Asep masuk Ahwa. "Kalau di Lombok Tengah memang Kiai Asep," ujar Tuan Guru Maarif kepada BANGSAONLINE.
Di luar Jawa Kiai Asep memang sangat popular. Maklum, Kiai Asep bertahun-tahun turba ke daerah untuk mendirikan PC Pergunu dan PW Pergunu di setiap kabupaten, kota dan provinsi. Kiai Asep bahkan tiap tahun memberikan 600 beasiswa kepada kader NU seluruh provinsi untuk program S1, S2 dan S3 dengan beaya uang pribadi.
“Tapi harus ada rekomendasi dari NU dan Pergunu setempat,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Pergunu itu.









