KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri menggelar Uji Kompetensi Barbershop bagi 20 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang berlangsung di Aula Jayabaya pada Senin (22/6/2026), menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus persiapan reintegrasi sosial.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan terkait pembinaan barbershop yang telah berjalan di Lapas Kediri. Kalapas Kediri, Gatot Tri Rahardjo, menyatakan uji kompetensi ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan keterampilan barbershop yang sebelumnya diberikan.
“Kami berkomitmen agar setiap program pembinaan tidak hanya berjalan sebagai kegiatan formal, tetapi benar-benar memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan warga binaan setelah bebas. Melalui uji kompetensi ini, kami berharap mereka semakin siap kembali ke masyarakat secara mandiri dan produktif,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2026).
Sementara itu, Kasi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Lapas Kediri, Bambang Setiyawan, menambahkan uji kompetensi ini penting untuk memberikan bekal nyata bagi warga binaan.
“Pembinaan kemandirian tidak hanya bertujuan mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi warga binaan,” katanya.
Sulthon Arfiansyah mengapresiasi program barbershop di Lapas Kediri. Menurut dia, keterampilan ini memiliki prospek baik sebagai peluang kerja maupun usaha mandiri.
“Barbershop saat ini memiliki minat dan potensi yang cukup baik dalam beberapa tahun terakhir. Keterampilan ini dapat menjadi peluang kerja sekaligus peluang usaha bagi warga binaan setelah mereka bebas,” ucapnya. (uji/mar)









