Menteri PPPA Apresiasi Daycare Petrokimia Gresik

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, mengapresiasi keberadaan Daycare Petrokimia Gresik saat berkunjung ke tempat penitipan anak tersebut pada Senin (22/6/2026). 

Daycare yang dikelola perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini dinilai memberi manfaat tidak hanya bagi anak karyawan, tetapi juga masyarakat sekitar.

“Saya sangat mengapresiasi Petrokimia Gresik. Petrokimia Gresik ingin yang menikmati daycare-nya tidak hanya anak-anak karyawan. Di sini ada 34 anak di luar karyawan. Biasanya perusahaan untuk memberikan daycare pada anak-anak karyawannya saja sudah berat, tetapi ini bisa berdampak untuk masyarakat,” kata Menteri PPPA.

Menurut dia, salah satu tantangan perempuan pekerja adalah beban ganda setelah memiliki anak yang kerap memengaruhi keberlanjutan karier. Keberadaan daycare menjadi solusi agar perempuan tetap produktif sekaligus menjalankan peran sebagai ibu. 

“Beban ganda yang ditanggung perempuan sering memicu pengunduran diri pasca memiliki anak. Mudah-mudahan ini tidak terjadi di Petrokimia Gresik karena sudah difasilitasi daycare,” katanya.

Arifah menambahkan, Kementerian PPPA mendorong penerapan standar Taman Asuh Ramah Anak (TARA) pada layanan daycare. Ia menilai fasilitas di Petrokimia Gresik sudah memenuhi standar tersebut dan berharap koordinasi terus dilakukan untuk memperkuat kualitas layanan.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyatakan komitmen perusahaan menghadirkan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan pekerja dan keluarganya. 

Daycare Petrokimia Gresik yang beroperasi sejak 1993 kini melayani 56 anak, terdiri atas 22 anak karyawan dan 34 anak masyarakat umum dengan rentang usia 3 bulan hingga 7 tahun.

“Kami berupaya menghadirkan layanan pengasuhan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak, sehingga para orang tua, khususnya ibu pekerja, dapat menjalankan perannya dengan lebih tenang dan produktif,” kata Daconi.

Ia menegaskan, upaya mewujudkan lingkungan kerja ramah perempuan dan anak memerlukan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, pekerja, dan keluarga. 

“Petrokimia Gresik menyambut baik arahan dan masukan dari Kementerian PPPA sebagai bekal untuk terus meningkatkan kualitas program perlindungan perempuan dan anak di lingkungan perusahaan,” paparnya.

Kunjungan Menteri PPPA ini memperkuat komitmen Petrokimia Gresik menghadirkan lingkungan kerja ramah keluarga sekaligus memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar. (hud/mar)


Menteri PPPA Apresiasi Daycare Petrokimia Gresik