JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pemkab Jombang melalui Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus memprioritaskan program perawatan jalan, baik berkala maupun rutin, untuk menjaga kenyamanan mobilitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Hingga periode ini, indeks kemantapan jalan kabupaten di Jombang mencapai 75,84 persen. Angka tersebut menjadi indikator positif atas kinerja pemerintah daerah dalam menyediakan akses transportasi yang aman dan memadai.
Kabid Bina Marga DPUPR Jombang, Agung Setiaji, menegaskan pemeliharaan berkala menjadi pilar penting dalam menjaga reliabilitas jalan.
“Kondisi kelayakan jalan kabupaten kita saat ini berada di angka 75,84 persen dan terus membaik. Fokus utama kami sekarang adalah menjaga tren positif ini melalui kombinasi perawatan rutin, pemeliharaan berkala, serta peningkatan kualitas pada rute-rute strategis yang menghubungkan sentra ekonomi masyarakat,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
Dijelaskan olehnya bahwa, keputusan perbaikan jalan dilakukan berdasarkan pemantauan teknis internal dan laporan masyarakat. Indikator utama yang digunakan meliputi tingkat kerusakan, volume kendaraan, nilai strategis jalan terhadap konektivitas wilayah, hasil survei kelaikan teknis, serta ketersediaan anggaran.
Optimalisasi infrastruktur ini dinilai berdampak luas, tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menekan biaya logistik barang dan jasa. Selain itu, akses warga menuju layanan kesehatan, pendidikan, dan fasilitas publik menjadi lebih cepat dan aman.
“Semua program rehabilitasi jalan kami sesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Perencanaan yang matang diharapkan membuat output pembangunan ini bisa dirasakan secara optimal oleh masyarakat luas,” kata Agung.
Pihaknya menegaskan, komitmen untuk menjaga mutu jalan kabupaten secara berkelanjutan.
“Kami bertekad menjaga konsistensi mutu jalan kabupaten lewat penanganan yang terukur, efisien, dan proporsional. Harapannya, dampak positif dari pembangunan infrastruktur ini bisa dinikmati secara merata oleh seluruh elemen masyarakat Jombang,” ucap Agung. (aan/mar)










