KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Polres Kediri bersama jajaran Polsek mengungkap 5 kasus tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) sepanjang Mei hingga Juni 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 4 tersangka beserta sejumlah barang bukti hasil kejahatan.
Wakapolres Kediri, Kompol Hary Kurniawan, mengatakan bahwa kasus yang diungkap terdiri atas dua perkara pencurian dengan pemberatan (Curat) dan tiga pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
“Selama periode Mei hingga Juni 2026, Satreskrim Polres Kediri bersama Polsek jajaran berhasil mengungkap lima kasus 3C dengan empat orang tersangka. Keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui penegakan hukum yang profesional dan tegas,” ujarnya saat konferensi pers, Selasa (30/6/2026).
Polisi menemukan berbagai modus operandi, mulai dari membobol ruang guru sekolah dasar, masuk ke rumah korban saat ditinggal salat Subuh, hingga mencuri sepeda motor menggunakan kunci T. Pelaku juga memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan kendaraan dengan kunci menempel di area perkebunan maupun parkir masjid.
Barang bukti yang diamankan antara lain tiga unit proyektor LCD, dua printer, satu telepon seluler, satu keranjang plastik, serta tiga sepeda motor hasil curanmor di wilayah Pare, Puncu, dan Ngancar beserta dokumen kendaraan.
Hary mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan mengunci rumah dan kendaraan, memasang kunci ganda, menambah CCTV di lokasi strategis, mengaktifkan Satkamling, serta segera menghubungi layanan Kepolisian 110 jika menemukan tindak pidana.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Angga Riatma, menyebut satu dari empat tersangka merupakan residivis kasus Curat.
“Hal ini menjadi perhatian kami untuk terus melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan yang kembali mengulangi perbuatannya,” katanya.
Menurut dia, keberhasilan pengungkapan kasus tidak lepas dari kerja keras anggota di lapangan, dukungan masyarakat, serta sinergi antara Satreskrim Polres Kediri dengan Polsek jajaran.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Dengan sinergi yang baik, kami optimistis angka kriminalitas dapat terus ditekan,” pungkasnya. (uji/mar)










