Perkuat Keterbukaan Informasi dan Sinergi Pers, Pemkab Ngawi Gelar Capacity Building Awak Media

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar agenda capacity building bersama para insan pers yang bertugas di wilayah Kabupaten Ngawi. Langkah strategis ini ditempuh guna memperkokoh transparansi publik sekaligus menyamakan pandangan antara pemerintah daerah dan media dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

Agenda yang dihelat selama dua hari pada 28–29 Oktober 2026 di kawasan Yogyakarta ini diikuti oleh 66 jurnalis dari berbagai platform media. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Ngawi, Dwi Riyanto Jatmiko, serta dihadiri oleh M. Sodik Triwidiyanto dan Kepala Diskominfo Ngawi, Machmud Rosadi.

Dalam pidato pembukanya, Wakil Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko mengapresiasi dedikasi para jurnalis yang selama ini konsisten mendukung pengawalan pembangunan daerah lewat pemberitaan yang konstruktif.

Dwi menegaskan bahwa pers memegang peranan krusial dalam pilar demokrasi—bukan sebatas penyambung informasi, melainkan juga penyeimbang melalui fungsi kontrol sosial atas jalannya roda pemerintahan.

“Wartawan memiliki peran penting sebagai kontrol sosial sekaligus mitra pemerintah dalam mengawal jalannya pemerintahan. Kita juga mendukung wartawan yang terus berupaya meningkatkan profesionalisme,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu memacu kompetensi, integritas, serta komitmen para wartawan untuk menyajikan produk jurnalistik yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Diskominfo Ngawi, Machmud Rosadi, memaparkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang krusial untuk mengasah kapabilitas para awak media lokal. Selain meningkatkan profesionalisme, forum ini dirancang untuk merajut saluran komunikasi yang lebih efektif antara Pemkab dan insan pers.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan visi dan misi antara pemerintah daerah dengan media dalam penyampaian informasi,” terang Machmud.

Machmud menilai, kolaborasi yang harmonis antara pemerintah dan media sangat dibutuhkan agar ragam kebijakan, program prioritas, serta pencapaian pembangunan daerah dapat terartikulasi dengan jelas dan luas ke seluruh lapisan masyarakat.

Melalui kemitraan ini, Pemkab Ngawi berharap hubungan baik dengan awak media terus terbina secara kokoh tanpa sedikit pun mengikis independensi jurnalis dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya. Dengan begitu, keterbukaan informasi dan profesionalisme pers dapat berjalan selaras demi menyajikan berita yang tepercaya sekaligus menyediakan ruang bagi publik untuk mengawasi pembangunan daerah.