KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kedatangan jenazah Sersan Satu (Sertu) Anumerta Heri Prasetyo disambut melalui upacara kedinasan militer di terminal kargo Bandar Udara Internasional Dhoho, Kabupaten Kediri, Sabtu (7/11/2026) pagi.
Jenazah almarhum tiba di Bandara Dhoho menggunakan pesawat CASA NC-212-200 MPA ber-nomor lambung P-8202. Inspektur Kodam (Irdam) V/Brawijaya Brigadir Jenderal TNI Muhammad Aidi bertindak sebagai inspektur upacara untuk menerima penyerahan jenazah dari pimpinan rombongan.
Komandan Batalyon Infanteri 521/Dadaha Yodha Letnan Kolonel Inf. Dimas Edhie Furqoni memimpin pasukan penghormatan terakhir. Penghormatan tersebut melibatkan enam prajurit pengusung jenazah, empat pengawal, dua peleton pasukan bersenjata, regu genderang sangkakala (bugler), serta pembawa foto dan karangan bunga.
Seusai prosesi militer, jenazah prajurit TNI Angkatan Darat tersebut langsung diberangkatkan menuju rumah duka di Dusun Jatirejo, Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.
Almarhum Sertu Heri merupakan anggota Skadron 31/Amur Yudha Cakti, Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad). Ia gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah helikopter Mi-17V5 yang diawakinya mengalami kecelakaan di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026). Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazahnya pada Jumat (6/11/2026) pagi.
Upacara penyambutan ini dihadiri Komandan Puspenerbad Mayor Jenderal TNI Mochamad Masrukin serta Komandan Skadron 31/Amur Yudha Cakti Letnan Kolonel Pnb Rian Wijaksono Hartanto.
Turut hadir pula Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa bersama Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto dan Kapolres Kediri AKBP Muh. Wahyudin Latif.
Seluruh rangkaian penyambutan selesai pada pukul 09.20 WIB. Mobil jenazah Garnisun kemudian diberangkatkan ke rumah duka di Trenggalek dengan pengawalan 11 kendaraan rombongan. Almarhum rencananya dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Trenggalek.










