Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H. Musaffa' Safril menegaskan bahwa investasi pendidikan bagi kader merupakan kebutuhan mendesak bagi organisasi kepemudaan yang ingin berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
“Ansor membutuhkan penguatan SDM yang terstruktur, terencana, dan berkelanjutan. Kampus seperti UPN ‘Veteran’ Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam mendampingi kader Ansor agar memiliki daya saing intelektual, profesional, dan ideologis,” ujar Safril.
Ia menambahkan, penguatan SDM kader Ansor tidak semata ditujukan bagi kepentingan internal organisasi, melainkan sebagai ikhtiar menyiapkan generasi muda Nahdlatul Ulama yang mampu berkontribusi nyata bagi daerah dan negara.
Kesamaan nilai antara UPN “Veteran” Jawa Timur dan GP Ansor yang sama-sama berakar pada semangat bela negara turut memperkuat arah sinergi yang dibangun.
UPN “Veteran” Jawa Timur dikenal sebagai kampus yang lahir dari sejarah perjuangan dan konsisten menanamkan nilai bela negara dalam pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
Nilai tersebut sejalan dengan GP Ansor yang sejak awal berdiri memposisikan kadernya sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan persatuan bangsa.
Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin itu menegaskan bahwa kaderisasi Ansor pada hakikatnya merupakan proses pembentukan warga negara yang memiliki kesadaran kebangsaan dan tanggung jawab bela negara, bukan sekadar aktivitas organisatoris.
Karena itu, kolaborasi dengan kampus bela negara seperti UPN “Veteran” Jawa Timur dinilai strategis untuk melahirkan kader muda yang unggul secara intelektual, matang secara kepemimpinan, dan kokoh secara ideologis.
Sementara itu, Rektor UPN “Veteran” Jawa Timur Prof. Akhmad Fauzi menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut dan menegaskan komitmen UPN sebagai kampus bela negara untuk membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan.
“UPN ‘Veteran’ Jawa Timur terbuka untuk bersinergi dengan GP Ansor, khususnya dalam pengembangan SDM, riset terapan, serta pengabdian masyarakat yang berdampak langsung bagi kepentingan bangsa,” ujar Prof. Akhmad Fauzi.
Selain penguatan SDM dan akses pendidikan, audiensi juga membahas pengembangan sektor pertanian dan perkebunan sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi kader serta kontribusi Ansor dalam penguatan ketahanan pangan.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur didampingi jajaran pengurus Ansor University Jawa Timur serta Bidang Pertanian dan Perkebunan PW GP Ansor Jawa Timur. Mereka memaparkan potensi kolaborasi riset, pendampingan petani muda, serta pengembangan model pertanian berbasis inovasi kampus dan kaderisasi Ansor.
Pertemuan ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi kerja sama berkelanjutan antara PW GP Ansor Jawa Timur dan UPN “Veteran” Jawa Timur dalam mencetak kader muda yang unggul secara akademik, mandiri secara ekonomi, dan teguh dalam semangat bela negara. (mdr/van)










