Mancing Lalu Mandi di Sungai, Bocah 10 Tahun di Ponorogo Tewas Tenggelam

PONOROGO,BANGSAONLINE.com - Seorang bocah berusia 10 tahun meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Kedungsulur, Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Minggu (24/5/2026) siang.

Korban diketahui bernama A’lam F (10), warga Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.

Meski tercatat sebagai warga Sampung, korban sehari-hari tinggal di Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan.

Kapolsek Badegan, AKP Haryono, mengatakan peristiwa bermula saat korban bersama tiga temannya memancing di belakang rumah mereka.

Ketiga teman korban masing-masing berinisial Hasrin (10), Hanan (10), dan Ayin (10).

"Dari keterangan saksi mereka ini memang sedang memancing ikan di sekitar aliran sungai," ungkap AKP Haryono.

Karena tidak mendapatkan ikan, keempat bocah tersebut kemudian mandi di sungai.

Mereka diduga tidak mengetahui lokasi tersebut merupakan kedung dengan arus dan kedalaman yang berbahaya.

"Diduga anak-anak ini tidak mengetahui kalau tempat mandi tersebut merupakan kedung yang dalam," imbuh Kapolsek.

Saat mandi, keempat bocah itu tiba-tiba tenggelam dan berteriak meminta tolong.

Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan.

Tiga bocah berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Puskesmas Badegan. Sementara korban A’lam sempat hilang tenggelam di sungai.

"Korban ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB setelah dilakukan pencarian oleh warga," jelasnya.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah warga melakukan penyelaman di sekitar kedung sungai.

Sementara tiga korban lainnya dinyatakan selamat. Dua bocah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis.

Sedangkan satu anak lainnya masih menjalani perawatan karena terlalu banyak menelan air sungai.

"Untuk jenazah langsung kita bawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.


Mancing Lalu Mandi di Sungai, Bocah 10 Tahun di Ponorogo Tewas Tenggelam