SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sepeda motor milik Ketua RW 3 Kelurahan Perak Barat, Mahfud, raib saat dirinya tengah menjadi imam sholat Subuh di Masjid Miftakhul Khoir pada Minggu (28/6/2026) pukul 04.14 WIB. Motor jenis Honda PCX hitam nopol L 6594 AAP itu diduga dicuri dua pelaku berpakaian sarung.
Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat seorang pelaku bersarung biru keluar dari masjid dan mengawasi sekitar sebelum mendorong motor korban. Sementara rekannya menunggu dengan motor lain untuk menuntun kendaraan hasil curian.
“Motor saya keyless, jadi didorong, lalu di setut sama motor pelaku lainnya,” kata Mahfud saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2026).
Ia mengaku saat kejadian tidak mengunci setir motor, sehingga pelaku dengan mudah mendorong kendaraan tanpa merusak rumah kunci.
“Semua ruas jalan kampung CCTV aktif, dan terlihat jelas kalau motor saya pada akhirnya didorong dengan pelaku lain,” ucapnya.
Dari rekaman CCTV, ciri-ciri pelaku tidak dikenali dan diduga bukan warga Perak Barat. Kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian.
Mahfud menilai, kondisi tata ruang perumahan yang terbuka menjadi faktor kerawanan wilayah. Sebagai langkah antisipasi, perangkat kampung berencana membahas sistem keamanan lanjutan, termasuk penerapan portal kampung dengan sistem satu pintu (one gate system).
“Kami akan bahas bersama soal keamanan lanjutan dengan one gate system di momen-momen tertentu,” kata Mahfud. (rus/mar)










