Lamongan Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi, 40 Waduk dan Rawa Dinormalisasi

LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, lintas instansi, relawan, dan masyarakat untuk memastikan kesiapan personel, logistik, serta sarana dan prasarana penanggulangan bencana.

Kesiapsiagaan tersebut ditegaskan melalui Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Lamongan Tahun 2026–2027 yang digelar di Alun-alun Lamongan, Kamis (5/11/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi membacakan amanat Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, mengenai potensi ancaman cuaca ekstrem.

"Berdasarkan prediksi BMKG, musim hujan tahun 2026 hingga 2027 akan datang lebih lambat dari normalnya. Situasi abnormal ini menjadi sinyal kuat adanya indikasi cuaca ekstrem yang siap mengancam berbagai wilayah," tegas Yuhronur menyampaikan pesan Kapolda Jatim.